Bansos PKH dari Ibu Hamil dan Balita Rp 3 Juta, Berikut Link dan Cara Daftar nya

Pemerintah saat ini sudah melakukan banyak program untuk tetap mensejahterakan rakyatnya di masa pandemi global ini. Salah satu nya adalah melalui Kemensos  yang mengadakan program keluarga harapan (PKH) yang dituju untuk keluarga kurang mampu (miskin) atau rentan kemiskinan.

Bansos PKH dari Ibu Hamil dan Balita

Untuk meningkatkan kualitas mutu hidup masyarakat, maka pemerintah menyalurkan bantuan sosial( Bansos) program keluarga harapan untuk keluarga yang tidak mampu.

Bansos ini diperuntukan kepada ibu hamil serta bayi ataupun penerima PKH yang lain per keluarga nantinya disalurkan lewat rekening himpunan bank milik negara ( Himbara), ialah BNI, BRI, Mandiri, serta BTN. Namun, pemerintah membatasi bantuan sosial ini paling banyak 4 orang dalam per keluarga.

Ada pula penerima bansos PKH terdiri dari 2 komponen pertama, komponen keluarga ialah ibu hamil, anak usia dini, keluarga, lanjut usia, serta disabilitas.

Komponen yang lain yang mendapatkan bantuan pembelajaran keluarga PKH untuk anak umur sekolah SD sampai SMA.

Cara memperoleh bansos PKH (program keluarga harapan) :

1. Masyarakat (keluarga miskin) mendaftarkan diri ke desa/ kelurahan setempat dengan bawa KTP serta KK.

2. Pendaftaran ini akan dibahas di musyawarah di tingkatan desa/ kelurahan untuk memastikan kelayakan masyarakat masuk ke dalam DTKS berdasarkan identifikasi dini( pre- list) ataupun usulan baru.

3. Musyawarah desa/ musyawarah kelurahan( musdes/ muskel) akan menghasilkan acara kegiatan yang ditandatangani oleh kepala desa/ lurah serta jajaean desa yang lain, dan setelah itu menjadi pre- list akhir.

4. Pre- List akhir ini digunakan oleh dinas sosial buat melakukan verifikasi serta validasi informasi dengan instrumen lengkap DTKS, lewat kunjungan rumah tangga.

5. Informasi yang sudah diverifikasi serta divalidasi setelah itu dicatatkan di dalam aplikasi sistem data kesejahteraan sosial( SIKS) offline oleh operator desa/ kecamatan, dan setelah itu diekspor berbentuk file extention SIKS.

6. File tersebut setelah itu dikirim ke dinas sosial untuk dilakukan impor data ke dalam aplikasi SIKS online.

7. Hasil verifikasi serta validasi ini dilaporkan kepada bupati/ wali kota.

8. Bupati/ wali kota mengantarkan hasil verifikasi serta validasi informasi yang sudah disahkan kepada gubernur untuk diteruskan kepada menteri.

9. Penyampaian dilakukan dengan metode mengimpor informasi hasil verifikasi validasi tadi ke SIKS- NG serta mengunggah pesan pengesahan bupati/ wali kota dan kabar kegiatan musdes/ muskel.

10. Informasi penerima PKH bisa dilihat di halaman https://dtks.kemensos.go.id/ dengan cara memasukkan NIK penerima manfaat.

Komponen kesehatan:

– Ibu hamil / nifas, berhak memperoleh bantuan Rp3 juta per tahun;

– Anak berumur dini, berhak memperoleh bantuan Rp3 juta per tahun.

Komponen pembelajaran:

– Anak usia 6 – 21 tahun yang belum menuntaskanwajib belajar;

– Anak SD/MI/sederajat, berhak memperoleh bantuan Rp900. 000 per tahun;

– Anak SMP/MTS/sederajat, berhak memperoleh bantuan Rp1, 5 juta per tahun;

– Anak SMA/MA/SMK sederajat, berhak memperoleh bantuan Rp2 juta per tahun.

Sedangkan itu, buat jenis disabilitas berat serta lanjut usia pula berhak memperoleh dorongan tiap- tiap Rp2, 4 juta per tahun.

Artikel diatas diharapkan bisa membantu kamu menemukan cara daftar untuk menjadi penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Semoga bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *